Jumat, 04 November 2011

Penerimaan Tamu Ambalan Gudep 01 - 079 -- 01 - 080

Salam Pramuka .. !!!!!
Alhamdulillah...
Puji Syukur kehadirat Allah SWT.Sehingga kami masih bisa menyapa teman - teman semua..
Kali ini kita akan memberikan informasi tentang aktivitas Pramuka SMA N 3 Ponorogo,yang baru saja berlangsung.Yaitu,:Penerimaan Tamu Ambalan Gudep 01/079-01/080 atau yang biasa di sebut dengan PTA.
Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 29 0ktober 2011 s/d 30 Oktober 2011 di Halaman
Sekolah SMA N 3 Ponorogo. Motto dari PTA tahun ini adalah :
PRAMUKA BERDIRI DI ATAS DAN UNTUK SEMUA GOLONGAN.

Secara keseluruhan acara PTA tahun Ini terbilang cukup sukses. Walaupun ada sedikit kendala,tapi itu semua tidak menjadi halangan bagi Kakak - Kakak DA untuk bertugas.mungkin ini saja yang dapan kami sampaikan.sampai jumpa dilain waktu.
tetap semangat.!!
salam pramuka..!!!

Kamis, 08 September 2011

Rudi Soedjarwo Jatuh Hati kepada Pramuka

Karena membuat film Lima Elang, sutradara Rudi Soedjarwo jatuh hati kepada dunia Pramuka, yang sebelumnya tak pernah disentuhnya.  .
“Gila ya Pramuka. Saya baru sadar, semua elemen yang dibutuhkan untuk pendidikan anak ada di situ. Outdoor, leadership, persahabatan, team work. Plus, satu yang benar-benar enggak ada di kegiatan lain, Pramuka mengajarkan nasionalisme,” ujar Rudi, yang baru saja membuat film bertema dunia Pramuka, Lima Elang.
Padahal, sebagaimana diungkapkan oleh Rudi, baru pertama kali ini lah ia bersentuhan langsung dengan dunia Pramuka. “Di film itu, dari pembuatan naskah sampai produksi melibatkan konsultasi dengan nara sumber dari Gerakan Pramuka,” ujar Rudi lagi.
Sewaktu kecil, Rudi memang tidak menjadi anggota Pramuka. “Saya ini pemalu sebetulnya. Enggak PD (percaya diri) dan minder. Betul! Saya dulu hobi latihan karate. Saya baru berani dan lancar berbicara di depan umum ketika saya sudah kuliah. Tambah lancar karena film,” terang Rudi.
Kini, dengan menjadi sutradara Lima Elang, Rudi melihat bahwa elemen lengkap yang dimiliki oleh Pramuka dan diberikan kepada para anggotanya sejak masih berusia kanak-kanak bisa menjadi modal penting bagi mereka untuk membina kehidupan sosial di masa depan.
“Kalau dari kecil diarahkan, nanti dewasanya terbiasa pandai dan percaya diri dalam bersosialisasi. Misalnya, dalam berbicara, meski enggak ngerti apa yang diomongkan, kalau PD dan bisa membawakan, ya punya nilai lebih sendiri,” sambungnya. “Ternyata pramuka enggak membosankan seperti yang saya bayangkan. Rekomendasi deh buat anak saya, he he he,” tutupnya.(Sumber Berita: http://nasional.kompas.com)

Rabu, 07 September 2011

SBY: Pramuka Harus Punya Daya Saing yang Tangguh

Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Pramuka ke-50 rahun yang dilangsungkan hari ini, Minggu (14/8/2011), di lapangan Gajah Mada, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.
SBY berharap, tema besar peringatan Hari Pramuka ke-50, yaitu “Satu Pramuka untuk Satu Indonesia, Jayalah Indonesia,” dan dengan sub tema “Pramuka Penyelamat Generasi Muda” dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, dapat dijadikan momentum untuk menumbuhkan karakter yang kuat dan berakhlak mulia pada seluruh generasi muda.
“Semoga peringatan setengah abad gerakan Pramuka ini dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan bakat dan peran dalam membangun tunas muda yang berahklak mulia, kuat dan mempunyai daya saing yang tangguh,” kata SBY, yang juga tercatat sebagai anggota Pramuka Utama ini.
Dalam pidatonya, SBY menyampaikan gerakan Pramuka lahir sebagai satu-satunya organisasi yang mengedepankan budi pekerti mulia, semangat pratriotik dan bela negara. Ia menambahkan, sejarah telah mencatat dalam tinta emas, akan peran penting Pramuka sejak zaman kolonial hingga saat ini.
Dalam era pembangunan, sambungnya, gerakan Pramuka selalu mengambil tema besar untuk membangun pendidikan karakter. Menurutnya, Pramuka selalu relevan dengan perkembangan jaman dan memeiliki peran konstruksi untuk mencetak generasi muda yang berahklak mulia, kuat dan mempunyai daya saing yang tangguh.
“Kenapa pendidikan karakter sangat penting? Negara kita yang luas didirikan dengan pengorbanan besar para pendahulu kita. Hanya karakter yang mampu mengikat keragaman ini dengan rasa, paham dan semangat kebangsaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, bangsa Indonesia dapat tegak berdiri karena memiliki karakter pejuang dan tidak kenal kata menyerah. Baik itu ketika melawan penjajah, melawan kemiskinan, bangkit dari bencana alam dan lain sebagainya.
“Meskipun selalu ada tantangan, kita selalu teguh bersatu,” katanya.
Ia juga mengingatkan, sesungguhnya Indonesia adalah bangsa yang berbudi luhur, ramah, toleran dan penuh tenggang rasa dalam hubungan bernegara. “Itulah karakter tinggi yang harus kita gelorakan, kita jaga dan tidak boleh berubah serta mengalami erosi,” tandasnya.
Untuk itu, sambungnya, Presiden mengatakan, dirinya mendorong agar Pramuka melakukan revitalisasi. Melalui revitalisasi, diharapkan dapat meningkatkan fungsi dan eksistensi untuk mencetak para anggotanya agar lebih berkualitas. Menurutnya, banyak dukungan dan sumbangan dari pemerintah untuk mendorong revitalisasi Pramuka tersebut.
“Mari kita manfaatkan organisasi dan manajemen Pramuka. Ciptakan terobosan dan variasi untuk menciptakan program dan kedepankan materi semangat bela negara,” pungkasnya.


Sumber : http://www.pramuka.or.id/news/2011/08/15/sby-pramuka-harus-punya-daya-saing-yang-tangguh/

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes